Minggu, 29 Mei 2016

10 Ide Untuk Kepenulisan :


1. Impian
2. Jadi Manusia Manfaat
3. Mereka bisa, kita pun bisa
4. Pola kehidupan
5. Kesuksesan yang diperjuangkan
6. Kaya cara islam
7. Bahagia dunia akhirat
8. Kesulitan jadi kemudahan
9. Keliling dunia
10. Indahnya bersyukur
11. Muslim bersatu
12. Ilmu-ilmu langit
13. Masa lalu dan Masa depan

Perbaiki Dirimu Kalau Mau Sukses


Stalin pernah berkata,"Perbaiki diri mu, jangan malas, atau kau akan kalah dalam kehidupan", kata-kata ini boleh lah kita renungkan, jika kita ingin sukses dalam hal apapun, karena kesuksesan tidak akan menyapa orang-orang yang buruk prilakunya, dia akan meninggalkan orang yang pemalas, untuk menjalani hidup ini butuh kerja keras. "jika kita terlahir miskin itu takdir, tetapi jika kita mati miskin itu bodoh".

kita mempunyai pilihan dalam hidup, jika kita ingin sukses maka perbaikilah diri kita, jika dahulunya kita suka menunda-nunda pekerjaan, maka cobalah perbaiki agar menyelesaikannya lebih cepat, kita akan mempunyai banyak waktu untuk mengerjakan hal lain yang akan membantu kesuksesan, tetapi jika pekerjaan kita tunda-tunda, pekerjaan akan menumpuk, dan kemungkinan besar tidak akan selesai tepat waktu, itu yang akan membuat diri kita jauh dari kesuksesan.

Lalu cobalah perbaiki diri agar lebih disiplin, karena semua orang sukses selalu menjaga kedisiplinan. kemudian cobalah bersikap jujur, jika kita jujur, orang-orang akan percaya kepada kita, orang lain akan berani bekerja sama, dalam bisnis atau hal apapun, tapi bayangkan jika kita tidak jujur, orang akan menjauhi kita, orang akan takut bekerja sama, itu akan menjauhkan kesuksesan.

Banyak hal yang perlu kita perbaiki, rubahlah keburukan kita menjadi sebuah kebaikan dan kesuksesan, karena "Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang merubahnya", artinya kita sendirilah yang harus merubahnya, dan mau memperbaiki diri jika kita tidak ingin kalah dalam kehidupan.

Salam,

Cakmoko

Modal Doa, Modal Menjadi Pengusaha Tanpa Riba


Dulu cita-cita saya ingin menjadi pengusaha tetapi saya tidak tahu usaha apa yang mau dijalankan, modal gak punya, ilmu gak punya, makin ribet dah, saya ingin sekali menjadi pengusaha yang menjaga diri dari hutang riba, karena riba banyak keburukannya, saya tidak ingin terjerumus kedalamnya .

waktu terus berjalan, saya selalu berdoa siang dan malam, bertahun-tahun saya selalu berdoa agar menjadi Pengusaha, karena saya benar-benar tidak punya ilmu bisnis, ditambah saya lahir dari keluarga yang mindsetnya pekerja, ya pekerja, ukuran kesuksesannya dari pekerjaan, padahal kesuksesan itu banyak macamnya.

Tapi saya selalu yakin saya bisa menjadi pengusaha tanpa riba, dan tanpa sadar sebenarnya doa yang saya panjatkan itu bekerja, seperti saya mulai banyak membeli buku-buku tentang menjadi pengusaha, karena memang benar benar saya kosong sekali tentang ilmu bisnis, ditambah mental saya yang takut ditolak, menjadikan sepertinya mustahil, karena impian dan kenyataan berbeda jauh. Allah mendengar doa saya untuk menjadi pengusaha tanpa riba, awalnya saya ingin menambah ilmu bisnis dengan belajar dari orang yang telah sukses, lalu saya menemukan kampus bisnis yang benar-benar belajar dari pakarnya, seperti Ippho santosa, Mas mono, jaya setiabudi. Saya berkeinginan kuat untuk kuliah di kampus itu, yaitu kampus umar usman, kampus yang menjadikan lulusannya menjadi pengusaha yang berkarakter. Allah Maha Baik, Allah memberikan saya rezeki lebih, dari keinginan saya ingin kuliah reguler, saya malah diterima sebagai mahasiswa dengan jalur beasiswa, doa-doa yang saya selalu panjatkan seperti memeluk saya, bahwa tidak ada yang tidak mungkin asal selalu ada Allah didalam setiap keinginan.

Dikampus umar usman saya diajarkan bisnis yang syariah, diajarkan bisnis yang baik, dan ditempat inilah saya memulai bisnis. Saya percaya semua bisa menjadi pengusaha tanpa riba dengan adanya niat dan kemauan yang kuat, Allah pasti beri jalan, asal kita mau mematuhi Perintah dan Larangan-Nya.

Salam saya untuk calon Para Pengusaha.

-Cakmoko-
(Bos C'M)


Surat Perjanjian

Ini surat perjanjian yang sudah saya buat, surat perjanjian untuk menyelesaikan buku pertama, awalnya saya sempat ragu dengan tugas ini, karena memang saya jarang sekali menulis apalagi membaca buku,tetapi situasi mengharuskan saya untuk keluar dari zona nyaman, saya seperti dipaksa dan diceburkan dalam situasi sulit, didepan saya seperti ada ombak besar yang akan siap menghantam, saya pun tahu tujuannya baik, agar saya dapat mengeluarkan potensi terbesar yang ada di dalam diri.

Saya pun mencoba meyakini dan memotivasi diri, bahwa saya bisa menyelesaikannya, karena jika orang lain saja bisa kenapa saya tidak, orang lain bisa disiplin berarti saya juga bisa lebih disiplin, orang lain bisa semangat kenapa saya harus malas, banyak orang sukses berawal dari nol, berarti saya pun juga bisa sukses seperti mereka, jika banyak penulis telah menyelesaikan bukunya, saya pun juga bisa menyelesaikannya, karena tidak ada yang membatasi antara saya dan mereka, hanya yang membedakan adalah apakah kita mau atau tidak untuk berjuang menjemput keberhasilan.

Jamil Azzaini, seorang trainer dan penulis, awalnya dia tidak pernah berpikir untuk bisa menulis, sebab kalau menulis apapun selalu diawali kalimat pada suatu hari, namun setelah dia berpikir “saya bisa menulis” dan menghilangkan kata tidak mungkin, maka dia menghasilkan banyak tulisan. Bukan hanya sudah menulis 10 buku tapi dia juga menjadi penulis di berbagai majalah dan juga menulis setiap hari kerja di websitenya.

Semuanya pun bisa, semuapun mampu untuk mengeluarkan potensi besar yang ada didalam diri, karena manusia adalah ciptaan Allah yang terbaik, asal ada niat dan kemauan pasti ada jalan. Dan saya akan terus berusaha untuk menyelesaikannya, kalau mereka saja bisa berarti saya dan anda pun juga bisa.

Saya meminta doanya agar buku saya bisa selesai tepat waktu, dan bisa bermanfaat.

Salam,

Cak Moko

Naik Gunung Paling Kece


Rinjani 2010, ini salah satu impian yang pertama saya wujudkan. Ketika SMA saya bermimpi ingin naik sampai dipuncak Rinjani, karena itu tempat paling indah menurut saya. 

Jaraknya ribuan kilometer dari jakarta, teman-teman yang tau impian saya ini banyak mengejek saya, saya pun masih ingat sampai sekarang orang-orangnya hehehe. Mengejeknya mungkin karena saya cuma anak SMA dari keluarga sederhana, tidak pernah naik gunung, yang mungkin dipikiran mereka itu mustahil. Sampai-Sampai mereka menulis impian saya dipapan tulis sekolah, yang dilihat teman-teman satu kelas.

Sempat malu sih karena saya memang pemalu heheh. Tapi saya sangat yakin dengan impian itu, dan mungkin ketika mereka mengejek saya, itu menjadi doa buat saya, menjadi motivasi dalam diri untuk mewujudkannya.

Beberapa bulan kemudian setelah wisuda kelulusan sekolah, impian saya tercapai. Diusia 18 tahun, saya mencapai puncak gunung tertinggi kedua di Indonesia, yaitu puncak Rinjani, padahal saya tidak pernah naik gunung 😂😂😂. Saya mencapainya dengan uang yang saya dapatkan sendiri tanpa meminta orang tua. Ini impian pertama yang saya wujudkan, walaupun orang mengatakan tidak mungkin, tapi mereka yang yakin semua menjadi mungkin.

Mohon maaf jika tulisan saya jadi spam di timeline teman-teman, saya hanya sedang melatih menulis. Karena impian saya selanjutnya menjadi Penulis.

Salam,

Cakmoko

Saya Dan Iphho Santosa



Cuma mau curhat sedikit hehe..
Ini tentang Impian..

Ippho Santosa (berbaju putih) adalah motivator ternama di Indonesia. Saya dulu membeli buku beliau tahun 2011, saya sangat terkesan dengan ilmunya dan bukunya menjadi best seller dimana-mana, yaitu buku "7 Keajaiban Rezeki". 

Saya banyak mempraktekan ilmunya, kecuali ilmu membahagiakan sepasang bidadari. Sepasang bidadari itu ibu dan istri, baru ibu saya yang berusaha saya bahagiakan. Karena saya belum mempunyai istri, tapi kalau sudah ada, saya akan berusaha membahagiakannya (*kode haha, sekalian promosi).

Setelah saya membaca buku 7 keajaiban rezeki, saya punya mimpi ingin bertemu beliau. Ingin mendapatkan ilmu darinya. Beberapa tahun kemudian, akhirnya mimpi saya terwujud. Saya bertemu beliau, saya menjadi bagian dari tim nya dan yang utama saya menjadi mahasiswa beliau di kampus Umar Usman. Saya jadi bisa banyak belajar, mendapatkan ilmu yang luar biasa. Ini mimpi yg dulu saya inginkan, akhirnya mimpi itu benar bisa terwujud. waktu menjawab semuanya. Doa dan usaha menebas semua ketidak mungkinan.

Outbound "Good to Great" oleh Ippho Santosa dan Tim Umar Usman.

salam,

Cak Moko

10 Orang yang akan mengguncangkan dunia....


10 orang kurang 1, kami adalah pasukan yang berjuang demi kejayaan umat, ciee keren kan. Tapi jangan salah ini tugas berat yang harus kami emban. Tidak main-main, akad kami adalah jihad fisabilillah. Berjuang untuk kemajuan Umat. Jadi kami harus amanah melaksanakannya. Jika tidak siap-siap dihari perhitungan.

Kampus Umar Usman mengajarkan kami agar bisa menjadi Pengusaha yang berkarakter, menjadi penulis dan menjadi pembicara kelas dunia. Mental kami ditempa agar menjadi kuat, pantang menyerah, dan agar mempunyai mental pemenang. Di kampus ini tidak boleh ada perkataan tidak bisa karena semua harus bisa, kalau tidak ya dipaksa. Hingga ketakutan yang menyelimuti diri pergi menjauhi.

Padahal baru beberapa bulan dikampus ini, tapi kami sudah seperti keluarga yang saling menyayangi. Tidak bisa di bayangkan, sepertinya 1 tahun kedepan akan terasa cepat sekali. Tetapi semoga kenangannya selalu diingat sampai mati. Saya sangat senang sekaligus bangga berada di tim ini, yang diisi oleh anak muda yang hebat-hebat dengan semangat luar biasa. Saya jadi bisa banyak belajar dari mereka.

Dimulai dari “BOS NAY”, wanita penyabar sekaligus keibuan. Bisa dibilang dia ibunya dari tim ini. Rela meninggalkan kuliah S1 nya di majalengka lalu hijrah ke Jakarta hanya demi kuliah di Kampus Umar Usman. Karena menurut dia ilmunya lebih hebat dan lebih bermanfaat. Sekarang dia sedang menulis sebuah novel tentang 10 orang tim ini.

Lalu ada “BOS AP”, seorang guru TK dan wanita yang jago merawat bayi padahal belum punya bayi hehehe. Dia sang penakluk anak-anak kecil. Buku yang dia tulis tentang “Merawat bayi dan perjuangan menjemput jodoh”.

“BOS IDHO”, santri yang berasal dari kalimantan. Bisa dibilang di ustadnya tim ini, dia santri yang bercita-cita menjadi pengusaha hebat. Sesuai buku yang dia tulis tentang “Santri Preneur”.

“BOS MARS”, si anak muda yang pikirannya out of the box. Dia berhasil meraih omzet puluhan juta rupiah pertamanya saat kelas 2 SMA. Saat anak seumurnya sedang bersantai-santai, sedangkan dia sudah menjadi pengusaha. Mantan ketua OSIS yang membuat kepala sekolahnya tidak mau ikut upacara, hanya karena kepala sekolahnya dikritik. Hmm, bisa dibilang salah satu ketua OSIS durhaka si Bos Mars ini, hehehe. Dia sekarang sedang menulis buku, "The Art of Deadline”, isinya tentang cara mengoptimalkan kemalasan. Teryata malas bisa dioptimalkan yah, baru tahu saya hehehe.

“BOS FEY” mantan ketua BEM dan lulusan S1 IPB yang lebih memilih melanjutkan kuliah dikampus bisnis Umar Usman dari pada melanjutkan S2 nya. Menurut dia, dari pada gelar S2 lebih baik gelar dagangan, demi untung miliaran. Dia menyebut dirinya sebagai motivator peradaban. Sekarang dia sedang menulis buku tentang, “Perjuangan Menjemput Jodoh”. Bos Fey menulis buku tentang jodoh karena mungkin saking seringnya dia ditolak, jadi butuh perjuangan untuk menjemput jodoh, hehehe.

“BOS HP”, pemuda lulusan S1 Matematika, yang jauh-jauh datang dari Sumatra demi melanjutkan kuliah bisnis di Umar Usman, Perjuangannya yang super dahsyat dan semangat luar biasanya yang membuat dia diterima di Kampus Umar Usman. Judul Buku yang dia tulis pun tak kalah keren, dia menulis buku tentang “Skenario Sukses”.

“BOS AR”, dia termasuk orang yang mempunyai jam terbang tinggi, mempunyai pengalaman yang lebih banyak diantara 10 orang ini dalam masalah jadi pengusaha. Saking banyak pengalamannya, dia bisa bertemu Hendi setiyono pemilik kebab Turki Baba Rafi tanpa janji dan mas Hendi pun sampai-sampai ingat selalu namanya. Oh iya Bos AR ini termasuk 1 angkatan dan 1 sekolah dengan saya saat smp, tapi saya tidak pernah ketemu dan tidak kenal pada waktu itu. Saya baru tahu bahwa saya dengan bos AR 1 sekolah pas ketika tim ini dibentuk, dunia sempit yah hehehe. Sekarang dia sedang menulis buku tentang “Scripture To Be A Success Entrepreneur”.

“BOS RAN”, seorang pemuda 18 tahun yang jago programing dan internet marketing. 1 kampus mengenal dia karena keahliannya. Dia sekarang sedang menulis buku tentang “Facebook Preneur”, bagaimana menjadi pengusaha newbie dan mendapatkan uang dari facebook.

“BOS KEY”, owner @d’karikaturmu dan lulusan S1 UIN, yang lebih memilih melanjutkan mencari ilmu di Kampus Bisnis Umar Usman. Dia jago membuat design dan karikatur. Sekarang dia sedang menulis buku tentang “Super Kaya”

“BOS CM”: hmm, saya mah apa atuhhh hehehe. Saya cuma seorang 3D generalist yang memutuskan resign dari studio game, demi mencari ilmu bisnis di Kampus Umar Usman. Saya berani resign karena bagi saya ilmu itu lebih penting, ilmu itu cahaya yang menerangi dunia. Dan saya sendiri sedang menulis buku tentang “Percepatan impian. Jadi impian itu bisa dipercepat untuk diwujudkan.

Itulah profil 10 pemuda yang sedang berjuang untuk menjadi seorang pengusaha, penulis dan pembicara kelas dunia. Dan saya mohon doa kepada teman-teman agar impian kami tercapai dan kami bisa mengguncangkan dunia. Saling doa mendoakan, dan inshaAllah yang mendoakanpun akan sukses mencapai impiannya.

Terimakasih juga kepada mentor kami yang super dahsyat yaitu Mr Joss (Akhmad Basori) wakil rektor Umar Usman, yang mau berbagi ilmu dan pengalamannya kepada 10 orang ini. Pengajarannya yang tegas membuat kami harus disiplin, tidak boleh ada yang mengatakan tidak bisa, karena semuanya harus bisa. Terimakasih juga kepad Mr. Wan (Ichwan Ziyad) , pakar internet marketing di indonesia yang mau membagi ilmunya kepada kami. Lalu terimakasih juga kepada miss devi (Devi Irma Safitri) dan miss prap (Prapti Anggorowati) yang mau jadi pendamping 10 orang ini. walaupun kelakuannya terkadang suka aneh-aneh.Terimakasih juga untuk Kampus Umar Usman, Kuliah 1 Tahun jadi pengusaha.

Salam,

BEA TIM

Kamis, 26 Mei 2016

Agar Bisa Bermanfaat Untuk Banyak Orang




Dulu saya termasuk orang yang tidak suka membaca buku dan tidak suka menulis. Buku yang terakhir saya baca sampai habis adalah bukunya Andrea Hirata, yang judulnya "Edensor". Itu tahun 2009, artinya sudah 7 tahun saya tidak membaca buku sampai habis.

Tetapi ketika saya mendapatkan beasiswa di Kampus Bisnis Umar Usman, materi pelajaran yang diberikan untuk anak-anak beasiswa mengharuskan saya agar menjadi penulis buku. Otomatis saya harus banyak membaca supaya lebih banyak pengetahuan.

Mentor saya benar-benar memaksa semua harus bisa menulis. Tidak boleh ada perkataan tidak bisa. Malahan saya disuruh membuat komitmen dalam waktu 3 bulan harus membuat buku. Jika tidak terlaksana maka saya harus menentukan hukumannya sendiri.

Hukumannya harus yang berat. Tujuannya agar lebih memacu saya untuk menulis buku. Untuk menjaa komitmen, setiap hari saya harus menulis 2 halaman. Jika tidak membuat tulisan perharinya ada denda yang harus diterima. Awal-awal saya merasa berat sekali untuk menulis. Untuk menulis satu paragraf saja butuh 1-2 jam, karena memang saya benar-benar tidak tebiasa menulis.

Tapi Mentor saya bilang, tulis saja dahulu dan tidak usah dipikirkan bagus atau tidaknya. Dari keterpaksaan itu saya akhirnya terbiasa untuk menulis dan sekarang akhirnya saya jadi bisa. Dari hal itu saya menemukan 1 pelajaran penting, Keterpaksaan itu membuat kita akhirnya terbiasa dan dengan terbiasa akhirnya menjadi bisa.

Karena terbiasa menulis, sekarang saya jadi mempunyai cita-cita menulis 10 buku, hehe. Tujuan saya menulis buku adalah agar saya bisa bermanfaat untuk banyak orang. Karena Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk manusia lainnya. Semoga dengan saya banyak menulis saya bisa bermanfaat untuk kemaslahatan umat.